"Nawanawa" dalam bahasa Bugis yang artinya "isi pikiran, curahan hati, apa saja yang ada dalam benak, keadaan bathin dan perasaan......". Isi blog ini adalah apa saja yang ada didalam pemikiran saya, berbagai pengalaman saat melakukan perjalanan, hal hal kecil dalam kehidupan sehari hari. Ada juga beberapa artikel saya terjemahkan dari artikel berbahasa Inggris. "I write because I don't know what I think until I read what I say" -Flannery O'Connor
Death in the Clouds (Maut Di Udara)
Death in the Clouds, novel karya si Ratu Novel Detektif, Agatha Christie. Novel ini bercerita tentang terbunuhnya salah seorang penumpang pesawat komersil yang terbang dari Paris ke Croydon (Inggris Raya). Salah satu penumpangnya adalah Hercule Poirot yang dengan kemampuan menggunakan sel sel kelabu diotaknya membantu pihak kepolisian menemukan pembunuhnya. Sebagaimana novel novel Agatha Christie yang lain, membaca novel ini juga membuat kita terus bertanya tanya, siapa gerangan 'pembunuhnya'? Banyak detail yang mesti diperhatikan dengan seksama untuk mengikuti alur pengungkapan kasus pembunuhan ini. Mulai dari siapa siapa yang diuntungkan dengan kematian korban, barang apa saja yang dibawa oleh para penumpang lainnya, bagaimana masa lalu korban dan lain lain. Kisahnya agak rumit karena melibatkan masa lalu puluhan tahun silam, dan kejadian kejadian lain di beberapa negara.
Membaca novel ini, juga membawa kita ke suasana penerbangan komersil lebih dari 80 tahun silam, khususnya di negara negara Eropa. Pesawat penumpang yang menerbangi rute Paris - Croydon (Inggris) hanyalah pesawat kecil berbaling baling dengan jumlah penumpang sekitar 20 orang. Dalam novel juga masih mengandalkan penggunaan Telepon, Telegram dan Telefoto dalam komunikasi antar tokohnya. Bisa dibayangkan seandainya Agatha Christie hidup di zaman now, mungkin akan banyak ditulis di novel novelnya tentang penggunaan e-mail, whatsapp, instagram, facebook, path, pinterest, linkedin dan media sosial lainnya.
Novel novel Agatha Christie (1890 - 1976) laris manis diseluruh dunia, dan telah diterjemahkan kedalam lebih dari 100 bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Agatha Christie telah menulis 66 novel detektif, 14 Cerita Pendek, drama, dan autobiografi. Semasa hidupnya, banyak melakukan perjalanan ke timur tengah, seperti Mesir, Suriah, Yordania karena mengikuti suaminya yang seorang ahli arkeologi. Banyak juga novelnya yang tercipta dengan setting negara negara yang pernah dia kunjungi.
Label:
Agatha Christie,
Detective Novel,
English Literature,
English Writer,
Hercule Poirot,
Literature,
Penulis Inggris,
Sastra Inggris
Saya Suharman Musa, seorang ASN, Pustakawan, suka menulis di Blog, suka jalan jalan, suka dengan hal hal berhubungan dengan buku, bookmark, postcard, dan perpustakaan....
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Buku Cerdas Sulawesi Selatan, Bunga Rampai Pengetahuan tentang Sulawesi Selatan
Judul: Buku Cerdas Sulawesi Selatan Penulis: Shaff Muhtamar Penerbit: ...
Popular Posts
-
Suku bangsa Bugis dan Makassar di Sulawesi Selatan, termasuk dua diantara sedikit suku bangsa di Indonesia yang memiliki tradisi tulis menul...
-
Masih pagi pagi sekitar jam 6 diperumahan tempat tinggalku sudah terdengar bunyi khas terompet penjual Buroncong, salah satu penganan tradis...
-
Kapurung adalah salah satu makanan khas Sulawesi Selatan yang berasal dari Kabupaten Luwu yang ada dibagian utara Provinsi Sulawesi Selatan....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar